Mantra Ilmu

Bagi seseorang yang belajar ilmu ghaib tidak sedikit dari mereka bingung mengenai posisi mantra atau amalan sebuah ilmu supranatural, jangankan pemula yang sudah berpengalaman saja mreka masih banyak yang kurang memahami posisi sebuah amalan / mantra itu sendiri.

Mantra atau amalan biasa juga di kenal dengan rapalan japa mantra adalah sebuah bait do’a yang bisa saja berbahasa jawa, sansekerta, melayu atau bahkan bahasa arab, seperti “sun amatek ajiku” “hong wilaheng” “om… santi..” ” bismillah” dan sebagainya.

Dalam konteks agama mungkin hal ini menjadi sebuah kalimat do’a,namun dalam konteks spiritual do’a tersebut bisa menjadi sebuah mantra atau japa mantra yaitu sebuah amalan untuk membangkitkan energi spiritual dalam diri seseorang.

Namun apakah penting mengamalkan sebuah amalan / mantra?

Tergantung dari kondisi dari spiritualis tersebut, di dunia ini ada banyak jenis mantra, bahkan dalam al qur’an sendiri dari mulai bismillah hingga surat terakhir yaitu al ikhlas semua ayat / kalimatnya bisa di jadikan japa mantra, di tambah lagi mantra dari bahasa melayu, jawa sansekrta dan sebagainya.

Jika kita membahasa banyaknya mantra atau ilmu (amalan) supranatural tidak cukup 5 rim kertas hvs di buat menulis semua mantra yang ada di dunia.

Lalu bagaimana memposisikan sebuah amalan / mantra tersebut?

Apa yang anda baca di sini adalah sebuah rahasi penting dalam dunia spiritual / supranatural yang mungkin jarang paranormal menjelaskan hal ini.

Amalan / mantra adalah sebuah tangga, jika di analogikan layaknya sebuah benda, amalan adalah sebuah tangga, layaknya tangga yang di gunakan untuk naik “menggapai” sesuatu entah itu untuk naik ke lantai dua atau lantai tiga dan seterusnya, entah tangga itu untuk mengambil buah yang ada di atas pohon dll, intinya tangga adalah untuk mengambil atau naik ke atas.

Dalam konteks ilmu ghaib yang di maksudnya “menggapai” adalah mengambil keuntungan dari amalan tersebut, apa keuntungan dari amalan tersebut? jawabanya adalah “karomah” atau “Tuah”

Karomah berasal dari bahasa arab yang artinya kemuliaan, kelebihan, atau drajat yang tinggi, sedangkan Tuah berasal dari bahasa jawa yang artinya energi positif untuk hal hal positif, dan lawan dari tuah ini adalah Tulah yang berarti energi negatif atau racun.

Jika kita membahas tentang karomah maka di pikiran kita pasti hal hal yang bersifat supranatural, yes… benar sekali (karena artikel ini membahas tentang supranatural jadi penjelasan admin seputar supranatural), karomah mengobati, karomah kebal, karomah kewibawaan dan sebagainya adalah tujuan dari kita mengamalkan sebuah amalan / mantra.

Namun inti dari karomah itu sendiri apa? ini yang sangat jarang di pahami oleh para pelaku ilmu ghaib.

Inti dari karomah adalah “khodam” tidak peduli anda mengamalkan asmak apapun, hizb apapun, mantra jenis apapun tujuannya adalah karomah dari amalan itu sendiri, namun fakta di balik itu smua adalah anda sebenarnya memburu khodam dari amalan tersebut.

Yes.,, singkat kata singkat cerita semua amalan apapun di dunia ini yang di gunakan untuk hal hal spiritual, laku batin, tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan khodam amalan tersebut.

Bukannya yang di cari adalah karomahnya? ya… secara teori, tapi hakikat dari karomah semua ilmu ghaib terletak pada khodamnya, tidak peduli siapapun yang menjudge ilmunya murni tanpa khadam, selama mereka menggunakan sebuah japa mantra “pasti” mereka menggunakan khodam.

Jadi amalan adalah sebuah tangga adalah tujuannya untuk mendapatkan khodam, sehingga jika sesorang sudah memiliki khodam amalan maka secara otomatis dirinya akan memiliki karomah dari ilmu tersebut.

Jadi.. jika sudah memahami tujuan dari sebuah amalan adalah untuk memiliki khodam, maka pastikan jika anda belajar ilmu ghaib harus di dampingi dengan guru, sebab segala sesuatu yang berhubungan dengan khadam atau mahluk ghaib akan menyesatkan jika tanpa adanya guru.

Begitu juga jika anda belajar ilmu ghaib instan atau ilmu ghaib metode pengisian pastikan ilmu yang di pelajari sudah di bekali dengan khodam seperti halnya di majapahitsakti, sebab buat apa belajar ilmu ghaib instan atau ilmu ghaib isian kalau cuma di beri asmak tanpa di bekali khodam, sebab ujung ujungnya semua ilmu dan amalan yang di cari adalah khodamnya

source : http://www.majapahitsakti.com/2020/06/mantra-sebuah-ilmu/

%d bloggers like this: